SUARA BERSATU FM 95,5 MHz
Headlines News :

BERITA

Ratusan Massa Ikuti Jalan Santai Sadar Pemilu

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Minggu, 29 Oktober 2017 | 11:06 PM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai menggelar gerak jalan santai, Minggu (29/10).

Jalan sehat yang diselenggarakan tersebut dilepas oleh Kapolres Sinjai AkBP Ardiansyah, Star di Jalan Bhayangkara depan Kantor KPU Sinjai menuju Jalan Persatuan Raya, Jalan DR. Hamkan, Jalan Jenderal Sudirman, dan selajutnya kembali Finish di depan kantor KPU Sinjai.

Jalan Sehat ini merupakan kegiatan massal gerakan sadar pemilu yang dilaksanakan secara serentak di 380 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Jadi gerak jalan santai ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi KPU  dalam Pilkada serentak tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indoenesia," ujar Ketua KPU Sinjai Muh. Arsal Arifin.

Kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian kegiatan pendidikan pemilih dalam rangka menyegarkan kembali ingatan masyarakat akan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018, sekaligus pencanangan Gerakan Sadar Pemilu dan Pilkada Serentak 2018.

Jalan sehat ini diikuti ratusan orang yang berasal dari berbagai kalangan. Seperti masyarakat umum, perwakilan partai politik, perwakilan komunitas/LSM/ormas, perwakilan instansi/lembaga pemerintah, media massa dan semua stake holder yang terkait dengan upaya pembangunan demokrasi dan kepemiluan. (AaNd)

KPA Sinjai Apresiasi Ranperda Inisiatif Penanggulangan HIV/AIDS

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Kamis, 26 Oktober 2017 | 9:45 PM

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sinjai mengapresiasi lahirnya Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) tentang penanggulangan HIV/AIDS yang diinisiasi oleh  DPRD Sinjai.

Ketua KPA H.A. Fajar Yanwar menilai, keberadaan perda ini sangat penting mengingat fenomena AIDS di Sinjai semakin menggejala. Setiap tahunnya, jumlah penderita terus bertambah dan penyebarannya makin meluas.

"Sinjai masuk 10 besar dalam epidemik penyakit HIV/AIDS di Sulsel dan penyebarannya makin meluas hingga disemua kalangan," ungkapnya ketika menghadiri Temu Kordinasi Penanggulangan HIV/AIDS di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (26/10).

Dengan adanya regulasi tersebut, penanganan penyakit HIV/AIDS diharapkan bisa lebih efektif dan optimal.

Tahun ini saja, sebut A.Fajar , ada 18 orang yang positif HIV dan AIDS. Jumlah tersebut diprediksi masih akan terus bertambah hingga akhir tahun. 

“Kalau tidak ditanggulangi secara masif dan sistematis ini bisa mengancam masa depan generasi kita," ujarnya.

A. Fajar yang juga selaku Wakil Bupati Sinjai berharap jika ranperda ini telah disahkan maka pemerintah menyiapkan anggaran yang cukup serta sarana dan prasarana dalam penanggulangan AIDS.

"Masalah anggaran akan dibahas bersama seluruh stakeholder, bahkan Pemerintah Desa melalui Dana Desa sangat memungkingkankan mengalokasikan anggarannya  untuk pencegahan penyakit mematikan ini," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai Abd. Haris Umar menyampaikan bahwa penanggulangan HIV/AIDS ini merupakan tanggungjawab kita bersama.

Ia berharap setelah perda ini disahkan, seluruh stakeholder tang terkait dapat lebih memperbanyak sosialisasi dan penyuluhan tentang penyakit ini. (AaNd)

​Toko Modern Alfa Midi Masuk ke SMK Negeri 1 Sinjai


PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Sinjai menyiapkan program materi pendidikan ritel, yakni Alfamidi Class.


Bentuk kesepakatan dilakukan dengan penandatanganan kerjasama antara PT Midi Utama Indonesia Tbk dan SMK Negeri 1 Sinjai, Kamis (26/10)

Kerjasama ini menyangkut pelbagai pihak antara Alfamidi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bentuk sarana pendukung praktik. Program ini juga sudah diakui oleh Kementerian Pendidikan Nasional RI.

Corporate Comunication Manajer PT. Midi Utama Indonesia, Arif Nursandi mengatakan bahwa tujuan program ini adalah untuk menciptakan enterpreneur-enterpreneur muda di Indonesia. 

"Disekolah ini ada jurusan Pemasaran dan tentunya kami hadir disini untuk membejali siswa agar setelah lulus mampu menjadi wirausaha yang handal," jelasnya.

Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Sosual dan SDM, Drs. Muh. Irvan yang mewakili Bupati Sinjai menilai program Alfamidi menyasar ke Sekolah cukup baik,  apalagi sifatnya memberi edukasi kepada siswa untuk bisa mandiri.

Kepala SMK 1 Sinjai, Drs. Muhiddin mengungkapkan bahwa program pendidikan atas kerjasama Alfamidi akan lebih memperkaya wawasan siswa.

"Kerjasama ini diharapkan memberi nilai tambah dalam program keahlian pemasaran sebab selama ini mereka hanya memperoleh teori, sekarang keberadaan ritel ini siswa dapat belajar menjadi wirausaha," ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT Pendidikan Wilayah Sinjai Drs. Mappisau. (AaNd)

Atasi Kemiskinan, Pemkab Rancang Program 'Seribu Jumat'


Kemiskinan adalah masalah yang dihadapi oleh setiap daerah. Kemiskinan merupakan masalah multi-dimensi sehingga diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hal tersebut.


Meski tiap tahun Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk menangani kemiskinan dengan berbagai program namun hal tersebut belum sepenuhnya dapat mengurangi angka kemiskinan di setiap daerah.

Pemerintah Kabupaten Sinjai sendiri memiliki langkah strategis untuk mengurangi angka kemiskinan di Bumi Panrita Kitta ini.

Salah satunya adalah program yang dinamakan seribu jum'at. Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Sekda Sinjai, Akbar Mukmin saat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perekonomian di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, beberapa hari yang lalu.

Akbar menjelaskan program seribu jum'at ini adalah dimana setiap PNS di Lingkup Pemkab Sinjai diwajibkan untuk menyumbang sebesar Rp 1.000 tiap hari Jumat untuk perbaikan rumah bagi warga miskin di Sinjai.

"Ini baru rencana kami, mudah-mudahan bisa terlaksana dan kami akan membicarakan hal ini bersama seluruh instansi," jelasnya.

Menurut Akbar, jumlah PNS di Sinjai berkisar 6.000 orang sehingga jika program ini berjalan maka akan terkumpul sebesar Rp. 6 juta/Jum'at.

"Saya kira ini tidak memberatkan PNS, dalam satu bulan dana yang terkumpul sebesar Rp 24 juta dan dalam 1 tahun mencapai Rp. 288 juta," urainya.

Akbar menambahkan, dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk merenovasi rumah warga yang tergolong miskin. (AaNd)

21 Sakura Band Pop Rock Ala Jepang

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:57 PM

21 Sakura adalah band bergenre pop rock asak Jakarta yang dibentuk tahun 2017 didirikan oleh Wahyu sebagai salah satu penyalur hobi dan bakat.. Wahyu mengajak seorang kawan bernama Abi temannya di grup band yang dulu pernah ia buat sebagai vocalist karena ia pikir vocalist sangat berpengaruh terhadap sebuah lagu yang ia ciptakan mengingat Wahyu hanyalah seorang pencipta lagu dan pemain bass. 

Di tahun 2017 grup 21sakura sudah melengkapi formasi mereka dengan tambahan 3 orang sebagai auditional player dalam tiap perfomancenya. 

Nama 21SAKURA filosofi sebagai tanda Wahyu yang telah memantapkan diri untuk serius terjun di bidang musik ketika ia berusia 21 tahun. 

Kemudian sakura artinya bunga sakura yang ada di Jepang sebagai simbol negara yang sangat maju dan bekembang dan di kenal banyak orang seluruh dunia 21 Sakura cukup unik ,hadir dengan konsep visualkei pada kostum .

Sejak berdirinya band ini telah merilis single hits lagu berjudul "SAKURA" pada 9 Agustus 2017 lagu Sakura digarap oleh Rendy Zigas ,menjadikan musik 21 Sakura band lebih easy listening meskipun sarat dengan distorsi namun lebih soft untuk di dengar dengan nuansa alternative rock ala Jepang. 

Anggota saat ini adalah Anton Al Wahyu atau sering di sapa Wahyu kelahiran 23 Agustus 1992 menyandang posisi sebagai pencipta lagu dan pemain bass. Dan Abi sebagai sang vocalist yang sama sama memiliki musisi inspirasi di dalam karya lagunya, beberapa di antaranya yaitu: one ok rock, 30 second to mars, Paramore, blink182, dan masih banyak lagi.(L2)

Inilah Alasan Besaran Santunan Jasa Raharja Naik 100 Persen

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:22 AM

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau, dan PMK Nomor 16/2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan, PT Jasa Raharja menaikkan jumlah santunan kepada korban kecelakaan.

Tak tanggung-tanggung, kenaikan jumlah sumbangan itu mencapai 100 persen dari yang sebelumnya dan ini berlaku sejak tanggal 1 Juni 2017 lalu.

Penanggung Jawab Jasa raharja Wilayah Sinjai, Ryannata Masyuraga saat ditemui, Selasa (17/10) mengatakan, peningkatan besaran santunan sendiri dilakukan karena telah terjadi perubahan pada faktor kebutuhan hidup dan inflasi, antara Iain kenaikan biaya rumah sakit, obat-obatan, dan kenaikan biaya penguburan.

Selain itu, negara menganggap bahwa proyeksi keuangan yang disusun oleh PT Jasa Raharja menunjukkan ketahanan dana untuk memberikan kenaikan santunan, meski besaran iuran wajib dan sumbangan wajib tidak dinaikkan.

"Sesuai dengan peraturan itu, maka besaran uang santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan naik 100 persen," katanya.

Menurut dia, semua kecelakan baik didarat, maupun laut, semuanya naik 100 persen, terkecuali kecelakaan tunggal yang tidak ditanggung oleh Jasa Raharja.

Adapun santunan yang naik tersebut adalah santunan meninggal dunia yang diberikan kepada ahli waris dengan ketentuan lama Rp 25 juta, maka pada ketentuan baru naik menjadi Rp 50 juta, kemudian santunan cacat tetap dari Rp 25 juta aik menjadi Rp 50 juta.

Kemudian santunan biaya perawatan luka-luka (maksimal), dari Rp 10 juta naik menjadi Rp 20 juta dan biaya penguburan dari Rp 2 juta, menjadi Rp 4 juta.

Selain peningkatan nilai santunan, Jasa Raharja juga memberikan manfaat baru berupa penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan penggantian biaya ambulans. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menolong orang yang mengalami kecelakaan mendapatkan kepastian jika membawa korban ke rumah sakit menggunakan dananya terlebih dahulu.

"Pada ketentuan lama tidak ada biaya P3K dan penggntian biaya ambulan, namun pada ketentuan baru, Jasa Raharja memberikan penggantian biaya P3K (maksimal) Rp 1 juta dan penggantian biaya ambulans (maksimal) Rp 500 ribu," jelas Ryannata.

HUT Sulsel Ke 348, Pegawai Disdukcapil Pakai Baju Adat

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:57 AM

Ada hal yang menarik pada pelayanan di Kantor Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sinjai, Selasa (17/10)  seluruh petugas pelayanan tampak mengenakan pakaian adat Bugis Makassar.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel yang ke-348 tahun 2017.

Sekertaris Disdukcapil Sinjai, Lukman Wahid saat ditemui di Ruang kerjanya mengatakan bahwa dalam memeriahkan Hari Jadi Sulsel tahun ini, seluruh instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat diharapkan mengenakan pakaian adat, seperti di Kantor Disdukcapil Sinjai.

"Ini rutin kami laksanakan setiap tahun dalam memeriahkan hari Jadi Sulsel dan ini berdasarkan surat Gubernur Sulsel nomor 003/5843/BPBD tertanggal 15 september 2017 yang ditindaklanjuti juga melalui surat edaran Bupati," jelasnya.

Lukman menambahkan pakaian adat ini akan dikenakan para petugas pelayanan selama sepekan hingga tanggal 20 Oktober 2017 mendatang.

Selain Disdukcapil, beberapa instansi yang memberikan pelayanan langsung juga mengenakan pakaian adat seperti petugas pajak di Badan Pendapatan Daerah Sinjai. (AaNd)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Sinjai

Sinjai Media Center Karampuang Kabupaten Sinjai

Sinjai Info

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai
H. Sabirin Yahya, S.Sos - H. Andi Fajar Yanwar, SE

Tabloid PCplus

InfoLINUX

Majalah Info Komputer

 
Support : Copyright © 2011. SUARA BERSATU FM 95,5 MHz - All Rights Reserved
Created by Tim Web Radio Suara Bersatu FM 95.5 MHz
Jalan Persatuan Raya Kab. Sinjai