SUARA BERSATU FM 95,5 MHz
Headlines News :

BERITA

Kuota Haji di Sinjai Bertambah

Written By aand on Selasa, 24 Januari 2017 | 2:51 PM

SB-FM, Bagi masyarakat di Kabupaten Sinjai yang masuk daftar tunggu Calon Jemaah Haji (CJH) satu hingga dua tahun mendatang, kini tak perlu khawatir lagi. Pasalnya kuota Haji Kabupaten Sinjai kembali dinormalkan mulai 2017 ini.

Pasalnya, tahun ini pemerintah Arab Saudi menambah kuota haji Indonesia sebesar 52.200 jemaah, termasuk Sulsel sekitar 1.444 jemaah. 

Hal ni disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel, Drs. H. Abd. Wahid Thahir,  saat menghadiri Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Halaman kantor Kemenag Sinjai, baru-baru ini.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag Sinjai H. Syamsul Bahri, saat ditemui Selasa (24/1) di Ruang Kerjanya mengatakan bahwa jika ini diberlakukan maka Untuk kabupaten Sinjai yang sebelumnya mendapat potongan kuota 20 persen sebanyak 185 orang kini kembali normal menjadi 232 orang.

"Kami masih menunggu kepastian pengembalian kuota haji pada tahun ini dari Kemenag pusat. Karena saat ini baru disampaikan secara lisan dari Pak Presiden belum ada surat edaran resmi dari Kemenag," katanya.

Dengan pengembalian kuota ini,  daftar tunggu haji yang sebelumnya mencapai 23 tahun dengan jumlah 4.262 jemaah maka daftar tunggu otomatis berkurang menjadi 18 tahun.

“Kuotanya Sinjai bertambah 47 jemaah dan sudah kembali normal yang sebelumnya hanya 185 jemaah karena ada pemotongan 20 persen dari pemerintah Arab Saudi,” tambahnya.

 H. Syamsul bahri berharap, penambahan kuota haji tersebut benar-benar terealisasi. Sebab, antusiasme masyarakat yang ingin menunaikan rukun islam kelima tersebut selalu meningkat. (AaNd)

Kaji Kerjasama Dengan BPJS, DPRD Gelar Rapat Pleno Bersama Pemkab

Written By aand on Kamis, 19 Januari 2017 | 3:45 PM

SB-FM, Menindaklanjuti anspirasi dari berbagai kalangan di Sinjai tentang keluhan pemberlakuan BPJS kesehatan, DPRD Sinjai mengadakan rapat pleno bersama pemkab Sinjai, Kamis (19/1) di Ruang Paripurna DPRD Sinjai.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai banyaknya keluhan masyarakat terkait tingginya iuran BPJS yang harus dibayar tiap bulan dan sistem pelayanan yang diberikan oleh sarana kesehatan sejak pemberlakukan program BPJS.

Dalam rapat tersebut terjadi silang pendapat terkait apakah program kesehatan BPJS tetap dilanjutkan atau dilakukan pemutusan kerjasama.

Anggota DPRD Sinjai Andi Zainal Iskandar berpendapat bahwa sejak berlakunya BPJS Kesehatan selama setahun ini, pelayanan yang dirasakan oleh masyarakat kurang memuaskan. Selain iuran yang mahal juga fasilitas kesehatan yang belum sesuai harapan masyarakat.

Sehingga menurutnya, perlu dilakukan  evaluasi dan pengkajian lebih dalam terkait program kerjasama ini. Zainal berharap jika akan dilakukan pemutusan kerjasama dengan pihak BPJS maka pemerintah daerah harus menemukan solusi terbaik agar pelayanan kesehatan secara maksimal dapat dirasakan oleh warga Sinjai.

Sementara itu, Asisten II Administrasi Perekonomian Setdakab Sinjai, dr. Hj. Nikmat B. Situru mengungkapkan bahwa hingga saat ini Pemkab belum melakukan penandatanganan kerjasama dengan BPJS untuk tahun 2017 sebab masih ada pasal-pasal yang belum disepakati dalam perjanjian tersebut. Meski demikian, pelayanan kesehatan di seluruh layanan kesehatan di Sinjai hingga saat ini tetap berjalan maksimal. 

Terkait adanya anspirasi yang meminta Pemkab Sinjai untuk melakukan pemutusan kerjasama dengan pihak BPJS, ia berpendapat agar perlu adanya pengkajian secara cermat agar tidak berdampak hukum dengan keputusan tersebut. (AaNd)

Bulan Ini PA Sinjai Terima 26 Kasus Cerai

Written By aand on Selasa, 17 Januari 2017 | 2:56 PM

SB-FM, Angka perceraian di Kabupaten Sinjai hingga pertengahan bulan Januari 2017 terus mengalami tren kenaikan. Data dari Pengadilan Agama (PA) Sinjai, sedikitnya sudah ada 26 perkara cerai yang diterima.

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Sinjai, Drs. H. Abdul Jabbar saat ditemui di ruang kerjanya Selasa (17/1)  mengatakan bahwam dibanding awal tahun sebelumnya, memang ada kenaikan perkara yang ditangani Pengadilan Agama Sinjai.

Dari jumlah tersebut terdiri dari 24 pengajuan kasus (Cerai Gugat) cerai yang diajukan oleh pihak istri, 2 pengajuan kasus (Cerai Talak) cerai yang diajukan oleh pihak suami, dan 7 sisanya pengajuan untuk urusan, dispensasi kawin, itsbat nikah dan lain sebagainya.

Jabbar menuturkan faktor umum yang menjadi pemicunya adalah ketidakharmonisan dan permasalahan pemenuhan tanggung jawab dalam menjalani kehidupan rumah tangga.

"Saya rasa sekarang ini perempuan sudah mempunyai kesadaran hukum, sekarang ini mereka mempunyai akses apapun melalui internet. Dulu mungkin mereka memendamnya tapi sekarang mereka sudah mempunyai wadah untuk menyelesaikan permasalahanya itu," ujarnya.

Pengadilan Agama Sinjai sudah mengusahakan mediasi untuk pencegahan terjadinya perceraian, mediasi ini diadakan kasus yang dianggap ringan,  namun untuk mendamaikan  mereka sangat sulit sebab kedatangannya ke Pengadilan Agama sudah mantap untuk bercerai. (AaNd)

Radja Rilis Single Tak Mungkin

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Senin, 16 Januari 2017 | 10:45 AM

SB_FM. Hadir menjadi salah satu group band terbaik di Indonesia yang ada hingga saat ini, Radja masih tetap menjadi jaminan sebuah eksistensi dan kualitas, dari setiap karya yang mereka persembahkan.

Band yang sudah terbentuk sejak tahun 2001 ini, memiliki kapasitas yang mumpuni, dalam mengeluarkan karya – karya yang layak di apresiasi seluruh penikmat music Tanah Air.

Kini di awal tahun 2017, menginjak di usianya yang ke 16 tahun, Radja bersama Ascada Musik yang diibaratkan sebagai rumah kedua setelah Istana Musik, kembali merilis sebuah single terbaru mereka berjudul “Tak Mungkin”. Sebuah single manis yang kembali di kemas dalam balutan musik khas Radja, yang mengedepankan dinamika beat dan olah vocal yang khas gaya Ian Kasela, menjadikan single ini begitu terasa lebih segar. Band yang hingga saat ini beranggotakan Ian Kasela (Vokalis), Moldy (Gitaris), Indra (Basist) dan Seno (Drummer), merasa sangat fresh menghadirkan sebuah karya mereka di awal tahun ini.
“Musikalitas khas Radja, sangat kami pertahankan di single ini, dan menjadi sebuah tantangan yang sangat menarik, bagaimana memodifikasi warna musik dan mempertahankan karakter utama, dari single ini”, ujar Ian menjelaskan proses pembuatan single ini.
Single yang diciptakan Bartje Van Houten ini, sudah begitu akrab di telinga penikmat karya musik Indonesia. Dengan paduan lirik-lirik jenaka dan lugas, lagu ini menceritakan tentang akhir sebuah cerita cinta, karena dusta.
Hal lain yang hendak disampaikan oleh Radja dalam single ini adalah, sebuah ungkapan apresiasi yang setinggi tingginya dari Radja, untuk sebuah karya legendaries, dan sebuah upaya melestarikan karya karya master piece musik Indonesia. “Single ini menjadi sebuah bentuk apresiasi yang setinggi tingginya dari kami, dan upaya melestarikan karya-karya master piece music Indonesia”, tambah Ian memberi alasan dibalik pemilihan single tersebut..
Bukan tanpa sebuah perhitungan yang matang tentunya, jika dalam perjalanan karier bermusik Radja, selalu bereksplorasi akan konsep musik di setiap karya terbaru yang mereka persembahkan. "Hal ini sebagai pembuktikan bahwa Radja selalu eksis dan peka mensikapi perkembangan musik Tanah Air ", tambah Ian menutup perbincangan.(L2)

Khalifa Institute Gelar Simulasi SMBPTN Serentak di Sulsel

Written By aand on Minggu, 15 Januari 2017 | 1:31 PM

SB-FM, Sebagai bekal sebelum menghadapi ujian masuk perguruan tinggi, sebanyak 580 siswa kelas 3 SMA/sederajat di Kabupaten Sinjai mengikuti simulasi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang dilaksanakan oleh Khalifa Institute bekerjasama dengan Universitas Hasanuddin Makassar, bertempat di Gedung Pertemuan Sinjai, Ahad (15/1).

Pantia Pelaksana, Nurul Fatimahtul Izzah saat ditemui mengatakan bahwa, tujuan simulasi ini adalah untuk memberikan gambaran kepada siswa tentang metode soal dan petunjuk dalam proses penerimaan mahasiswa di Perguruan Tinggu Negeri.

"Kita sengaja memberikan simulasi dalam mengerjakan soal ini agar mereka tidak kaku lagi dalam mengerjakan soal pada tes masuk nantinya," jelasnya.

Dalam simulasi ini terdiri dari tiga jenis soal kejuruan yakni IPC, saintek dan sosial humanior (soshum) dengan bentuk soal berupa tes kompetensi dasar serta tes kemampuan dan kompetensi akademik.

Khalifa Institute sebagai lembaga nonformal yang berpusat di Kota Makassar melakukan simulasi ini secara serentak di 21 kabupaten/kota di Sulsel dengan target peserta 16 ribu siswa. (AaNd)

Mapala PTM Sinjai Ajak Masyarakat Lestarikan Lingkungan

Written By aand on Jumat, 13 Januari 2017 | 11:38 AM

SB-FM, Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Perguruan Tinggi Muhammadiyah  (PTM) Sinjai menggelar Kemah Bakti Lingkungan Hidup (KBLH) bertempat di Kecamatan Sinjai Timur. 

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten 3 Administrasi Keuangan Setdakab Sinjai , Drs.H. Akmal di Aula Kantor Camat Sinjai Timur, jumat (13/1) dan dihadiri oleh Sekertaris Camat Sinjai Timur, Syahrul Paesa, Danramil Sinjai Timur, Kapten Inf Muh Bakri dan Ketua Umum Mapala PTM Sulsel.

Ketua Mapala PTM Sinjai, Marjuli mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini selain untuk mempererat tali silaturahmi antar komunitas pencinta alam, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal pelestarian lingkungan.

Berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hingga tanggal 17 januari ini yakni, orienteering kota, seminar lingkungan hidup, dan penghijauan.

Sementara itu Asisten III setdakab Sinjai H. Akmal memberi apresiasi terhdap kegiatan ini sebab merupakan upaya generasi pemuda dalam mendukung pelestarian lingkungan.

"Lingkungan kita saat ini kerusakannya sudah parah dan kalau bukan kesadaran dari kita semua untuk membenahinya, siapa lagi. Jadi kegiatan ini patut kita apresiasi," tuturnya.

Kegiatan yang bertema 'Hutan Sebagai Penyangga Kehidupan' ini tidak hanya diikuti oleh komunitas pencinta alam di Sinjai tetapi juga berbagai elemen komunitas pencinta lingkungan dari kabuapten lain yang ada di Sulsel dan Sulawesi Tenggara. (AaNd)

PLN Upayakan Beban Listrik Kembali Normal

Written By aand on Kamis, 12 Januari 2017 | 7:38 AM

SB-FM, Seiring dengan defisitnya daya listrik, manajemen PLN telah memberlakukan pemadaman listrik secara bergilir selama 3 jam sekali terhadap semua area di Sulawesi bagian selatan, sejak hari sabtu lalu. Pemadaman listrik untuk area yang tersambung menjadi satu sistem kelistrikan ini dilaksanakan pada waktu beban puncak yakni pukul 18.00 – 22.00 waktu setempat.

Namun pihak PLN saat ini tengah berupaya agar daya listrik kembali normal. Berdasarkan informasi dari Supervisor Teknik PLN Cabang Sinjai, Rudi saat ditemui mengatakan bahwa, dari kordinasi dengan  PLN wilayah sulselbar, bahwa daya listrik dalam waktu dekat akan kembali normal seperti biasanya.

Hal ini sebab defisit daya listrik yang terjadi sudah berkurang, dari sebelumnya 150 MWatt dan sejak kemarin tersisa sekitar 50 Mwatt sebab satu unit pembangkit PLTU sudah berfungsi. 

"Dari informasi yang kami dapat defisit beban daya listrik sudah berkurang karena satu mesin sudah berfungsi," jelas Rudi. 

Namun ia tidak dapat memastikan kapan beban listrik akan kembali normal seperti biasanya, sebab jika tidak dilakukan pemadaman listrik secara bergilir dengan beban listrik yang mengalami defisit maka akan terjadi pemadaman total (blackout).

Seperti diketahui beberapa hari terakhir ini terjadi pemadaman listrik secara bergiliran di seluruh wilayah yang ada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah akibat keterbatasan bahan bakar PLTU Energy Bosowa yang ada di kabupaten Jeneponto. (AaNd)

Pemerintah Kabupaten Sinjai

Sinjai Media Center Karampuang Kabupaten Sinjai

Sinjai Info

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai
H. Sabirin Yahya, S.Sos - H. Andi Fajar Yanwar, SE

Tabloid PCplus

InfoLINUX

Majalah Selular

Majalah Info Komputer

Dunia Soccer

Tabloid Pulsa

 
Support : Copyright © 2011. SUARA BERSATU FM 95,5 MHz - All Rights Reserved
Created by Tim Web Radio Suara Bersatu FM 95.5 MHz
Jalan Persatuan Raya Kab. Sinjai