April 2012 - SUARA BERSATU FM 95,5 MHz
Headlines News :

Masyarakat Dihimbau Kembangkan makanan Non Beras

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Minggu, 15 April 2012 | 6:02 PM

Pemerintah Kabupaten Sinjai mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dengan mengembangkan makanan non beras. Untuk menjaga ketahanan pangan, perlu dilakukan verifikasi pangan di luar beras.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluh dan ketahanan pangan Kabupaten Sinjai Andi Mustakim SP menjelaskan, untuk menjaga ketahanan pangan nasional, tidak bisa lagi hanya mengandalkan beras sebab beras yang merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia sudah terlampau tinggi, Sementara produksi beras nasional tidak meningkat.

Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi makanan non beras, saat ini juga pihaknya telah mengkampanyekan manfaat mengkonsumsi dari bahan pangan selain beras.salah satunya yaitu mengadakan lomba membuat masakan menu non beras yang baru-baru diadakan dilokasi pameran Pembangunan.

Dalam upaya mewujudkan Ketahanan Pangan tidak bisa hanya mengandalkan pada sumber pangan beras disebabkan karena banyaknya tantangan seperti anomali iklim yang mempengaruhi produksi beras, ketersedian lahan akibat padatnya pemukiman dan berbagai kendala lainnya.

Olehnya itu Mustakim mengharapkan agar bagaimana masyarakat bisa menciptakan ketahanan pangan yang baik di daerah yaitu dengan cara meningkatkan penganekaragaman konsumsi pangan non beras, dimana di Sinjai menurutnya banyak potensi pangan lokal cukup andal antara lain jagung, ubi kayu dan berbagai jenis ubi-umbian yang juga merupakan sebagai sumber karbohidrat.(aan)

Jumlah Penduduk Sinjai Versi BPS dan Pemkab Jauh Berbeda

Belum jelas benar berapa jumlah penduduk Kabupaten Sinjai yang riil pada tahun 2011. Badan Pusat Statistik (BPS) Sinjai dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil masih bersilang pendapat. Versi BPS Sinjai, berdasarkan data estimasi penduduk Sinjai pada tahun 2011 sebanyak 231.182 jiwa, data yang dirilis dari Dinas kependudukan dan pencatatan Sipil jumlah penduduk Sinjai pada tahun 2011 dari hasil pendataan hiangga akhir tahun mencapai 305.161 jiwa. hal ini sangat berbeda jauh dengan hasil yang diperoleh dari BPS Sinjai atau Ada selisih jumlah penduduk sebanyak 73.979 jiwa antara data versi dukcapil dan versi BPS.

Kepala BPS Sinjai Andi rahmat saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan bahwa metode perhitungan jumlah penduduk yang dilakukan BPS Sinjai pada tahun 2011 yakni perhitungan dengan metode sampel sehingga hasilnya adalah estimasi. Perhitungan sampel dihitung dengan menggunakan rumusan untuk menentukan seberapa besar ukuran sampel yang diperlukan dari suatu populasi untuk mencapai hasil dengan tingkat akurasi yang dapat diterima.


Terkait perbedaan jumlah penduduk itu, M Rahmat menjelaskan bahwa perbedaan tersebut merupakan sesuatu hal yang wajar dan hampir terjadi di seluruh Indonesia hal ini disebabkan karena perbedaan konsep defenisi sehingga metode pendataan penduduk antara BPS dengan pemkab berbeda.
Menurutnya BPS memakai sistem de facto, sedangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan sistem administrasi kependudukan. Melalui sistem de facto, warga yang tercatat sebagai warga Sinjai yng memiliki KTP Sinjai namun bekerja atau kuliah di luar daerah seperti Makassar dan daerah lainnya maka ia tidak disensus. Sedangkan sistem administrasi, warga Sinjai yang bekerja di luar daerah dan masih memilki KTP Sinjai yang masih berlaku maka masih tetap didata. Dengan selisih jumlah penduduk ini bisa berpotensi menimbulkan berbagai masalah dan polemik. Termasuk dalam pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) kabupaten Sinjai pada tahun 2013 mendatang.(aan)

Sinjai Raih Penghargaan Kota Peduli Pariwisata


Kabupaten Sinjai kembali membuktikan diri sebagai Daerah yang selalu memberikan andil dalam setiap proses pembangunan di Sulawesi Selatan, kali ini kepedulian Sinjai dari sektor Pariwisata membawa daerah ini mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Penghargaan sebagai Kota Peduli Pariwisata diterima langsung Kepala Dinas Kominfobudpar pada ajang Pemilihan Putri Pariwisata Indonesia Sulawesi Selatan 2012 di Ballroom Graha Pena Makassar Jumat (13/04), penghargaan tersebut diserahkan Kabid Kerja sama dan Promosi Dinas Kebudayaan Pariwisata Provinsi, Drs. Teken didampingi Konsultan Pariwisata Jepang Untuk Indonesia, Tamasagi dan Direktur Fajar FM,Firdaus Nur.

Kadis Kominfobudpar Sinjai, H. Ahmad Suhaemi mengatakan, Penghargaan ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Sinjai dalam mengembangkan objek wisata yang ada didaerah ini, Sinjai memiliki banyak potensi dibidang budaya dan pariwisata, dan itu membutuhkan kerja dan kreasi untuk menciptakan suatu objek wisata yang menarik.

"Apa yang yang telah kita lakukan selama ini merupakan bukti kalau kita ingin menjadikan potensi wisata didaerah ini menjadi salah satu bagian penting dalam membawa Sinjai lebih maju" katanya.

Selain meraih Penghargaan sebagai kota peduli Pariwisata, Sinjai juga berhasil mengantarkan 2 orang putri terbaiknya menjadi Finalis Pemilihan Putri Pariwisata (PPP) sulsel 2012, bahkan salah satu dari utusan Sinjai, Juliana Hasyim mendapat Penghargaan Sebagai Putri Pariwisata Berbakat.

"Kita juga mengikuti Pemilihan Putri pariwisata dan berhasil meraih Predikat Putri Berbakat dibidang Pariwisata, ini semakin menunjukkan kalau Sinjai memiliki banyak sekali potensi di bidang kepariwisataan, bukan hanya dari segi objek yang ada namun dari sisi SDM yang ada" kata Ahmad Suhaemi.(Lutfi)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Sinjai

Sinjai Media Center Karampuang Kabupaten Sinjai

Sinjai Info

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai
H. Sabirin Yahya, S.Sos - H. Andi Fajar Yanwar, SE
 
Support : Copyright © 2011. SUARA BERSATU FM 95,5 MHz - All Rights Reserved
Created by Tim Web Radio Suara Bersatu FM 95.5 MHz
Jalan Persatuan Raya Kab. Sinjai