Oktober 2017 - SUARA BERSATU FM 95,5 MHz
Headlines News :

Ratusan Massa Ikuti Jalan Santai Sadar Pemilu

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Minggu, 29 Oktober 2017 | 11:06 PM

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai menggelar gerak jalan santai, Minggu (29/10).

Jalan sehat yang diselenggarakan tersebut dilepas oleh Kapolres Sinjai AkBP Ardiansyah, Star di Jalan Bhayangkara depan Kantor KPU Sinjai menuju Jalan Persatuan Raya, Jalan DR. Hamkan, Jalan Jenderal Sudirman, dan selajutnya kembali Finish di depan kantor KPU Sinjai.

Jalan Sehat ini merupakan kegiatan massal gerakan sadar pemilu yang dilaksanakan secara serentak di 380 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Jadi gerak jalan santai ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi KPU  dalam Pilkada serentak tahun 2018. Kegiatan ini dilaksanakan di seluruh Indoenesia," ujar Ketua KPU Sinjai Muh. Arsal Arifin.

Kegiatan jalan sehat ini merupakan bagian kegiatan pendidikan pemilih dalam rangka menyegarkan kembali ingatan masyarakat akan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018, sekaligus pencanangan Gerakan Sadar Pemilu dan Pilkada Serentak 2018.

Jalan sehat ini diikuti ratusan orang yang berasal dari berbagai kalangan. Seperti masyarakat umum, perwakilan partai politik, perwakilan komunitas/LSM/ormas, perwakilan instansi/lembaga pemerintah, media massa dan semua stake holder yang terkait dengan upaya pembangunan demokrasi dan kepemiluan. (AaNd)

KPA Sinjai Apresiasi Ranperda Inisiatif Penanggulangan HIV/AIDS

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Kamis, 26 Oktober 2017 | 9:45 PM

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Sinjai mengapresiasi lahirnya Rancangan Peraturan Daerah (ranperda) tentang penanggulangan HIV/AIDS yang diinisiasi oleh  DPRD Sinjai.

Ketua KPA H.A. Fajar Yanwar menilai, keberadaan perda ini sangat penting mengingat fenomena AIDS di Sinjai semakin menggejala. Setiap tahunnya, jumlah penderita terus bertambah dan penyebarannya makin meluas.

"Sinjai masuk 10 besar dalam epidemik penyakit HIV/AIDS di Sulsel dan penyebarannya makin meluas hingga disemua kalangan," ungkapnya ketika menghadiri Temu Kordinasi Penanggulangan HIV/AIDS di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (26/10).

Dengan adanya regulasi tersebut, penanganan penyakit HIV/AIDS diharapkan bisa lebih efektif dan optimal.

Tahun ini saja, sebut A.Fajar , ada 18 orang yang positif HIV dan AIDS. Jumlah tersebut diprediksi masih akan terus bertambah hingga akhir tahun. 

“Kalau tidak ditanggulangi secara masif dan sistematis ini bisa mengancam masa depan generasi kita," ujarnya.

A. Fajar yang juga selaku Wakil Bupati Sinjai berharap jika ranperda ini telah disahkan maka pemerintah menyiapkan anggaran yang cukup serta sarana dan prasarana dalam penanggulangan AIDS.

"Masalah anggaran akan dibahas bersama seluruh stakeholder, bahkan Pemerintah Desa melalui Dana Desa sangat memungkingkankan mengalokasikan anggarannya  untuk pencegahan penyakit mematikan ini," jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Sinjai Abd. Haris Umar menyampaikan bahwa penanggulangan HIV/AIDS ini merupakan tanggungjawab kita bersama.

Ia berharap setelah perda ini disahkan, seluruh stakeholder tang terkait dapat lebih memperbanyak sosialisasi dan penyuluhan tentang penyakit ini. (AaNd)

​Toko Modern Alfa Midi Masuk ke SMK Negeri 1 Sinjai


PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Sinjai menyiapkan program materi pendidikan ritel, yakni Alfamidi Class.


Bentuk kesepakatan dilakukan dengan penandatanganan kerjasama antara PT Midi Utama Indonesia Tbk dan SMK Negeri 1 Sinjai, Kamis (26/10)

Kerjasama ini menyangkut pelbagai pihak antara Alfamidi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bentuk sarana pendukung praktik. Program ini juga sudah diakui oleh Kementerian Pendidikan Nasional RI.

Corporate Comunication Manajer PT. Midi Utama Indonesia, Arif Nursandi mengatakan bahwa tujuan program ini adalah untuk menciptakan enterpreneur-enterpreneur muda di Indonesia. 

"Disekolah ini ada jurusan Pemasaran dan tentunya kami hadir disini untuk membejali siswa agar setelah lulus mampu menjadi wirausaha yang handal," jelasnya.

Staf Ahli Bupati Sinjai Bidang Sosual dan SDM, Drs. Muh. Irvan yang mewakili Bupati Sinjai menilai program Alfamidi menyasar ke Sekolah cukup baik,  apalagi sifatnya memberi edukasi kepada siswa untuk bisa mandiri.

Kepala SMK 1 Sinjai, Drs. Muhiddin mengungkapkan bahwa program pendidikan atas kerjasama Alfamidi akan lebih memperkaya wawasan siswa.

"Kerjasama ini diharapkan memberi nilai tambah dalam program keahlian pemasaran sebab selama ini mereka hanya memperoleh teori, sekarang keberadaan ritel ini siswa dapat belajar menjadi wirausaha," ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala UPT Pendidikan Wilayah Sinjai Drs. Mappisau. (AaNd)

Atasi Kemiskinan, Pemkab Rancang Program 'Seribu Jumat'


Kemiskinan adalah masalah yang dihadapi oleh setiap daerah. Kemiskinan merupakan masalah multi-dimensi sehingga diperlukan langkah strategis untuk mengatasi hal tersebut.


Meski tiap tahun Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk menangani kemiskinan dengan berbagai program namun hal tersebut belum sepenuhnya dapat mengurangi angka kemiskinan di setiap daerah.

Pemerintah Kabupaten Sinjai sendiri memiliki langkah strategis untuk mengurangi angka kemiskinan di Bumi Panrita Kitta ini.

Salah satunya adalah program yang dinamakan seribu jum'at. Hal ini diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Sekda Sinjai, Akbar Mukmin saat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Perekonomian di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, beberapa hari yang lalu.

Akbar menjelaskan program seribu jum'at ini adalah dimana setiap PNS di Lingkup Pemkab Sinjai diwajibkan untuk menyumbang sebesar Rp 1.000 tiap hari Jumat untuk perbaikan rumah bagi warga miskin di Sinjai.

"Ini baru rencana kami, mudah-mudahan bisa terlaksana dan kami akan membicarakan hal ini bersama seluruh instansi," jelasnya.

Menurut Akbar, jumlah PNS di Sinjai berkisar 6.000 orang sehingga jika program ini berjalan maka akan terkumpul sebesar Rp. 6 juta/Jum'at.

"Saya kira ini tidak memberatkan PNS, dalam satu bulan dana yang terkumpul sebesar Rp 24 juta dan dalam 1 tahun mencapai Rp. 288 juta," urainya.

Akbar menambahkan, dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk merenovasi rumah warga yang tergolong miskin. (AaNd)

21 Sakura Band Pop Rock Ala Jepang

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Selasa, 24 Oktober 2017 | 12:57 PM

21 Sakura adalah band bergenre pop rock asak Jakarta yang dibentuk tahun 2017 didirikan oleh Wahyu sebagai salah satu penyalur hobi dan bakat.. Wahyu mengajak seorang kawan bernama Abi temannya di grup band yang dulu pernah ia buat sebagai vocalist karena ia pikir vocalist sangat berpengaruh terhadap sebuah lagu yang ia ciptakan mengingat Wahyu hanyalah seorang pencipta lagu dan pemain bass. 

Di tahun 2017 grup 21sakura sudah melengkapi formasi mereka dengan tambahan 3 orang sebagai auditional player dalam tiap perfomancenya. 

Nama 21SAKURA filosofi sebagai tanda Wahyu yang telah memantapkan diri untuk serius terjun di bidang musik ketika ia berusia 21 tahun. 

Kemudian sakura artinya bunga sakura yang ada di Jepang sebagai simbol negara yang sangat maju dan bekembang dan di kenal banyak orang seluruh dunia 21 Sakura cukup unik ,hadir dengan konsep visualkei pada kostum .

Sejak berdirinya band ini telah merilis single hits lagu berjudul "SAKURA" pada 9 Agustus 2017 lagu Sakura digarap oleh Rendy Zigas ,menjadikan musik 21 Sakura band lebih easy listening meskipun sarat dengan distorsi namun lebih soft untuk di dengar dengan nuansa alternative rock ala Jepang. 

Anggota saat ini adalah Anton Al Wahyu atau sering di sapa Wahyu kelahiran 23 Agustus 1992 menyandang posisi sebagai pencipta lagu dan pemain bass. Dan Abi sebagai sang vocalist yang sama sama memiliki musisi inspirasi di dalam karya lagunya, beberapa di antaranya yaitu: one ok rock, 30 second to mars, Paramore, blink182, dan masih banyak lagi.(L2)

Inilah Alasan Besaran Santunan Jasa Raharja Naik 100 Persen

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:22 AM

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau, dan PMK Nomor 16/2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan, PT Jasa Raharja menaikkan jumlah santunan kepada korban kecelakaan.

Tak tanggung-tanggung, kenaikan jumlah sumbangan itu mencapai 100 persen dari yang sebelumnya dan ini berlaku sejak tanggal 1 Juni 2017 lalu.

Penanggung Jawab Jasa raharja Wilayah Sinjai, Ryannata Masyuraga saat ditemui, Selasa (17/10) mengatakan, peningkatan besaran santunan sendiri dilakukan karena telah terjadi perubahan pada faktor kebutuhan hidup dan inflasi, antara Iain kenaikan biaya rumah sakit, obat-obatan, dan kenaikan biaya penguburan.

Selain itu, negara menganggap bahwa proyeksi keuangan yang disusun oleh PT Jasa Raharja menunjukkan ketahanan dana untuk memberikan kenaikan santunan, meski besaran iuran wajib dan sumbangan wajib tidak dinaikkan.

"Sesuai dengan peraturan itu, maka besaran uang santunan yang diberikan kepada korban kecelakaan naik 100 persen," katanya.

Menurut dia, semua kecelakan baik didarat, maupun laut, semuanya naik 100 persen, terkecuali kecelakaan tunggal yang tidak ditanggung oleh Jasa Raharja.

Adapun santunan yang naik tersebut adalah santunan meninggal dunia yang diberikan kepada ahli waris dengan ketentuan lama Rp 25 juta, maka pada ketentuan baru naik menjadi Rp 50 juta, kemudian santunan cacat tetap dari Rp 25 juta aik menjadi Rp 50 juta.

Kemudian santunan biaya perawatan luka-luka (maksimal), dari Rp 10 juta naik menjadi Rp 20 juta dan biaya penguburan dari Rp 2 juta, menjadi Rp 4 juta.

Selain peningkatan nilai santunan, Jasa Raharja juga memberikan manfaat baru berupa penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dan penggantian biaya ambulans. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menolong orang yang mengalami kecelakaan mendapatkan kepastian jika membawa korban ke rumah sakit menggunakan dananya terlebih dahulu.

"Pada ketentuan lama tidak ada biaya P3K dan penggntian biaya ambulan, namun pada ketentuan baru, Jasa Raharja memberikan penggantian biaya P3K (maksimal) Rp 1 juta dan penggantian biaya ambulans (maksimal) Rp 500 ribu," jelas Ryannata.

HUT Sulsel Ke 348, Pegawai Disdukcapil Pakai Baju Adat

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:57 AM

Ada hal yang menarik pada pelayanan di Kantor Dinas Kependududkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sinjai, Selasa (17/10)  seluruh petugas pelayanan tampak mengenakan pakaian adat Bugis Makassar.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Sulsel yang ke-348 tahun 2017.

Sekertaris Disdukcapil Sinjai, Lukman Wahid saat ditemui di Ruang kerjanya mengatakan bahwa dalam memeriahkan Hari Jadi Sulsel tahun ini, seluruh instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat diharapkan mengenakan pakaian adat, seperti di Kantor Disdukcapil Sinjai.

"Ini rutin kami laksanakan setiap tahun dalam memeriahkan hari Jadi Sulsel dan ini berdasarkan surat Gubernur Sulsel nomor 003/5843/BPBD tertanggal 15 september 2017 yang ditindaklanjuti juga melalui surat edaran Bupati," jelasnya.

Lukman menambahkan pakaian adat ini akan dikenakan para petugas pelayanan selama sepekan hingga tanggal 20 Oktober 2017 mendatang.

Selain Disdukcapil, beberapa instansi yang memberikan pelayanan langsung juga mengenakan pakaian adat seperti petugas pajak di Badan Pendapatan Daerah Sinjai. (AaNd)

Kejati Sulsel Lantik Kejari Sinjai

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Senin, 16 Oktober 2017 | 5:22 PM

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, DR. Jan Samuel Maringka, melantik kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai, Noer Adi, SH. MH yang menggantikan Pejabat lama H.Muh Sumartono SH.MH  di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Senin (16/10).

Pelantikan tersebut disaksikan oleh Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya, unsur Forum Komukasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua DPRD Sinjai dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Dalam sambutannya, Jan S. Maringka mengatakan bahwa pelantikan ini bagian dari upaya konsolidasi jajaran kejaksaan, dimana serah terima jabatan tidak lagi dipusatkan  kantor kejaksaan tetapi dilaksanakan di lokasi kerja masing-masing.

"Pelantikan tidak lagi terpusat di Kantor Kejati tapi langsung didaerah kerja tidak lain untuk semakin mendekatkan diri kejaksaan dengan jajaran Pemkab, Forkopinda, tokoh masyarakat dan masyarakat sebagai mitra kerja yang tidak bisa dipisahkan dalam mendukung tugas pokok kejaksaan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, kemampuan Korps Adyaksa dalam menjawab tantangan hukum yang semakin kompleks ditentukan oleh sosok kepemimpinan yang tepat,  sehingga institusi membutuhkan pimpinan yang menjadi teladan bagi jajaran, menjadi inspirasi bagiu anak buah dan mampu mengatasi masalah yang dihadapi.

"Mutasi jabatan ini merupakan hal yang wajar, perpindahan dan promosi harus dimaknai sebagai upaya organisasi  untuk senantiasa pemperbaharui diri dan penyegaran bagi aparatur," tandas Kejati Sulsel. (AaNd)

Kapolres Sinjai Serahkan Bantuan 23 Unit Kendaraan Roda Dua

Kepolisian  Resort (Polres) Sinjai mendapatkan tambahan armada berupa 23 unit kendaraan roda dua. Penyerahan kendaraan operasional ini diserahkan langsung oleh Kapolres Sinjai AKBP Ardiansyah kepada Satuan Shabara Polres Sinjai dan Jajaran Polsek di halaman Mako Polres Sinjai, Senin (16/10).

Kapolres Sinjai AKBP Ardiansyah mengatakan bahwa kendaraan operasional ini diperuntukkan kepada Jajaran seluruh Polsek sebanyak 18 unit dan Satuan Shabara Polres Sinjai 5 unit.

"Jadi kendaraan ini diserahkan kepada masing-masing Polsek sebanyak dua unit kendaraan dan sisanya itu lima unit untuk Satuan Sabhara Polres Sinjai," jelasnya.

Tujuan penyerahan bantuan kendaraan ini kata Ardiansyah adalah digunakan sebagai kendaraan patroli untuk meningkatkan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat  demi terciptanya keamanan di wilayahnya masing-masing apalagi menjelang pelaksanaan Pilkada.

“Kendaraan dinas tersebut diserahkan dengan tujuan untuk menunjang dan memperlancar kinerja khususnya Satuan Shabara dan Polsek jajaran Polres Sinjai dengan harapan dapat meningkatkan pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.”, tutur Kapolres Sinjai.

Usai menyerahkan secara simbolis, Kapolres Sinjai yang didampingi oleh Wakapolres Sinjai Kompol H.Abd. Rauf, para kabag dan Kasat di jajaran Polres Sinjai melakukan pemeriksaan dan pengecekan terhadap seluruh bantuan kendaraan roda dua tersebut. (AaNd)

Pemerintah Jamin Tak Ada Kecurangan dalam Seleksi CPNS

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Kamis, 12 Oktober 2017 | 3:10 PM

Kepala Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV wilayah Makassar, Sayadi SH menjamin pelaksaan tes CPNS yang berlangsung saat ini di 61 instansi Kementerian/lembaga dipastikan tidak memberi celah untuk melakukan kecurangan maupun adanya praktek percaloan.

Hal ini diungkapkan dalam acara Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (12/10).

Dikatakannya bahwa,  metode rekrutmen saat ini telah berbasis kualifikasi, kompetensi dan kinerja yang relatif bebas dari KKN. Implementasinya antara lain dengan menggunakan dukungan teknologi informasi. pendaftaran secara online, serta pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Lebih lanjut dikatakan bahwa Seleksi CPNS dengan metode Computer Assisted Test (CAT) hasilnya secara real time dapat dimonitor "Kalau pakai CAT sulit dimanipulasi, Pelaksanaannya sangat fair, peserta bisa langsung mengetahui nilainya setelah selesai mengerjakan tes, dan nilai tersebut muncul ketika hasil tes diumumkan oleh penyelenggara.," jelasnya.

Untuk itu Sayadi menghimbau kepada seluruh Jajaran PNS di Sinjai yang memiliki kolega dan saat ini mengikuti seleksi CPNS agar tidak mempercayai adanya calo ataupun kuota yang disiapkan untuk kalangan tertentu.

"Jika sebelumnya stigma dimasyarakat bahwa untuk menjadi PNS harus memiliki uang, maka sekarang tidak ada lagi yang namanya KKN, sehingga siapapun yang ikut meski dia anak miskin tetapi jika memiliki kecerdasan maka dia akan lulus CPNS," ungkapnya. (AaNd)

Seluruh ASN Wajib Pahami Manajemen PNS

Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS sangat penting dipahami mulai dari Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian, Sekertaris Daerah selaku pejabat yang berwenang dan seluruh PNS.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Sinjai, H. A. Fajar Yanwar saat membuka secara resmi  acara Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) i Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (12/10).

Menurutnya,  aturan ini perlu disikapi agar masing-masing mampu memahami batas kewenangan, hak serta kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai amanat undang-undang.

"Saya harapkan kepada peserta sosialisasi agar segala materi yang disampaikan oleh narasumber dapat dicerna dan dipahami dengan baik serta diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan tupoksi masing-masing," pintanya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Sinjai Dra.Hj. A. Kartini, perwakilan Cabang PT Taspen Makassar, Pelaksana Rugas Sekda Sinjai, Akbar Mukmin, para Asusten dab Staf Ahli Bupati serta Pimpinan OPD, Kabag dan Camat Se-Kabupaten Sinjai.

Selaku narasumber dalam sosialisasi ini yakni Kepala Kantor BKN Regional IV wilayah Makassar,  Sayadi SH.

Sosialisasi ini dirangkaikan pula dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) Pensiun oleh Wakil Bupati Sinjai kepada PNS yang telah memasuki purna tugas pada tahun ini. (AaNd)

Realisasi Pendapatan Daerah Sinjai Capai 76,55 Persen

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Rabu, 11 Oktober 2017 | 11:29 AM

Capaian realisasi pendapatan daerah Kabupaten Sinjai hingga akhir september 2017 mencapai Rp. 790,5 milyar lebih atau 76,55 persen dari target Rp. 1,03 triliun lebih.

Hal ini disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai, H. Akmal yang memimpin  rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Selasa (10/10).

Dari 14 OPD yang mengelola pendapatan daerah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sinjai memperoleh realisasi pendapatan tertinggi, yakni sebesar Rp. 94,5 juta dari target Rp. 90 juta atau persentase 105 persen.

Disusul RSUD Sinjai yang realisasi pendapatan telah mencapai 99,55 persen yakni dari target Rp. 26,5 milyar terealisasi Rp. 26,3 milyar dan Badan Pendapatan Daerah Sinjai dengan persentase 94,48 persen atau dari target sebesar Rp. 10,17 milyar terealisasi Rp. 9,61 milyar.

Sedangkan beberapa OPD lainnya realisasi pendapatan hingga triwulan III masih dibawah 90 persen.

H. Akmal  mengatakan capaian realisasi pendapatan dari masing-masing OPD sudah cukup baik, namun masih ada beberapa OPD yang capaiannya masih rendah sehingga hal ini perlu ditingkatkan lagi.

"Seluruh OPD pengelola pajak dan retribusi untuk terus melakukan pembenahan dalam meningkatkan pendapatan daerah,  lebih kreatif dan berusaha bersama mencari solusi terkait permasalahan atau hambatan yang ditemui dalam realisasi pencapaian target". Harapnya.

Sementara itu, Dari capaian tersebut, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah mencapai 95,47 persen atau Rp. 43,3 milyar  dari target Rp. 43,7 milyar.

Rapat tersebut turut  dihadiri oleh para pimpinan OPD pengelola pajak, para Camat, Lurah dan Kepala Desa Se-Kabupaten Sinjai. (AaNd)

27 Anggota Panwascam Sinjai Dilantik Besok

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Selasa, 10 Oktober 2017 | 3:45 PM

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sinjai telah mengumumkan nama-nama calon anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Sinjai yang lolos seleksi.

Berdasarkan pengumuman hasi tes wawancara yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, sebanyak 27 orang telah terpilih dan siap untuk dilantik.

"Masing-masing panwascam Sinjai akan bertugas tiga orang setiap kecamatan dari 9 kecamatan di Kabupaten Sinjai," kata Ketua Panwaslu Sinjai, Muh. Rusmin, Senin (09/10).

27 panwascam  ini akan dilantik di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai  pada hari Rabu besok (11/10).

"Kepada mereka yang akan dilantik diharapkan memakai jas, dasi dan songkok," kata Ketua Kelompok Kerja Pembentukan Panwaslu Kecamatan, Muamar dalam surat edaran pengumuman hasil tes wawancara yang ditandatangani oleh 3 Anggota Panwaslu Kabupaten Sinjai. (AaNd)

UPT Pendapatan Sinjai Hadirkan Kedai Samsat di TPI Lappa

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan atau Samsat Sinjai memiliki inovasi dan  cara unik untuk menarik perhatian wajib pajak kendaraan.

Jika sebelumnya Samsat berinovasi dengan membangun Gerai Samsat di Manipi Kecamatan Sinjai Barat,  kali ini Samsat Sinjai menghadirkan Kedai Mini di Kompleks TPI Lappa Kecamatan Sinjai Utara. 

Kepala UPT Pendapatan Wilayah Sinjai, Drs. H. Arwin Jalil mengatakan bahwa kedai ini hadir untuk lebih meningkatkan  pelayanan dan kenyamanan bagi para wajib pajak kendaraan bermotor yang ada di Sinjai.

"Pada intinya kami selalu memberikan kemudahan kepada wajib pajak bagaimana mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada mereka yang disibukkan dengan berbagai aktifitas sehingga tidak sempat untuk membayar pajak kendaraan di Kantor Samsat Sinjai," jelasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Pelayanan UPT Samsat Sinjai, Malik Karim mengatakan bahwa inovasi yang dilakukan ini tujuannya untuk menarik perhatian wajib pajak dalam menunaikan kewajibannya membayar pajak kendaraannya.

Dipilihnya Kompleks TPI Lappa kata Malik sebab lokasi tersebut merupakan salah satu pusat keramaian di Kota Sinjai di malam hari.

"Jadi Kedai mini Samsat ini beroperasi pada malam hari dan kami hanya berikan pelayanan pembayaran pengesahan pajak kendaraan roda dua dan roda empat," tuturnya. (AaNd)

Pesta Adat Marimpa Salo Akan Digelar Dengan Nuansa Baru

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Senin, 09 Oktober 2017 | 10:05 AM

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai akan melaksanakan event budaya Pesta Adat Marimpa Salo di Desa Sanjai Kecamatan Sinjai Timur pada selasa Besok (10/10). 

Kegiatan ini rutin dilaksanakan tiap tahun yang memiliki makna kesyukuran atas keberhasilan panen, baik petani maupun nelayan yang diwujudkan dalam suatu bentuk penangkapan ikan dengan cara menghalau ke muara suangai.

Untuk pelaksanaan tahun ini, Kepala Disparbud Sinjai Yuhadi Samad mengatakan bahwa ada sedikit nuansa perbedaan pelaksanaan pesta adat tersebut dibanding tahun lalu, hal ini untuk menarik warga dan para wisatawan agar menyaksikan  pesta adat tersebut.

Pada tahun sebelumnya, pelaksanaan pesta adat ini berbagai kegiatan dan lomba yang dilaksanakan oleh panitia pelaksana seperti pemutaran film, pertandingan domino, catur, lomba menghias perahu, lomba tangkap bebek dan berbagai kegiatan lainnya.

Untuk tahun ini Kata Mantan Camat Sinjai Utara ini, ada sedikit perbedaan yakni nantinya semua panitia yang terlibat dalam pesta adat ini mengenakan pakaian adat bugis.

"Kita mencoba untuk memberikan nuansa yang baru dibanding pelaksanaan tahun lalu, dimana nantinya semua panitia yang terlibat mengenakan pakaian adat agar kegiatan ini lebih bermakna," ungkapnya.

Selain itu rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan dengan menambah jenis lomba yakni, lomba karaoke, lomba balap perahu dan lomba renang gaya bebas. (AaNd)

APBD-P Disahkan, Pendapatan Daerah Meningkat 5,26 persen

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Jumat, 06 Oktober 2017 | 3:00 PM

Pemerintah Kabupaten dan DPRD Sinjai akhirnya menyetujui APBD Perubahan (APBD-P) tahun 2017. Persetujuan ini dilakukan dalam rapat parpurna yang digelar di Gedung DPRD Sinjai, Jumat (06/10).

Paripurna dipimpin oleh  Ketua DPRD Sinjai, Abd. Haris Umar dihadiri oleh Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya dan Wakil Bupati Sinjai H.A. Fajar Yanwar, Anggota Forkopimda, Wakil dan anggota DPRD Sinjai serta jajaran Pemkab Sinjai.

Sekertaris DPRD Sinjai,  Lukman Mannan yang membacakan nota keputusan bersama menyampaikan bahwa hasil pembahasan rancangan P-APBD 2017 untuk pendapatan daerah mengalami kenaikan. Dimana pendapatan daerah Kabupaten Sinjai meningkat Rp 53,3 miliar lebih atau 5,26 persen dari Rp 1,032 triliun lebih menjadi Rp 1,086 triliun lebih.

Pendapatan daerah ini, hasil dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sinjai yang semula dianggaran sebesar Rp 66,57 miliar lebih dan diusulkan naik menjadi Rp 108 miliar lebih, ada kenaikan sebesar Rp 42,21 miliar lebih atau 63,60 persen.

Disisi belanja daerah juga mengalami peningkatan  sebesar Rp 113 miliar lebih atau 10,54 persen dari Rp 1,06 triliun lebih menjadi Rp 1,17 triliun lebih. Hal ini dikarenakan belanja tidak langsung mengalami penurunan, Sedangkan belanja langsung mengalami peningkatan.

Sementara untuk pembiayaan daerah yakni penerimaan mengalami peningkatan dari Rp 30 miliar pada APBD pokok menjadi Rp 90 miliar pada APBD perubahan, sedangkan pengeluaran juga mengalami pwningkatan dari Rp 2 miiar meningkat menjadi Rp 4 miliar.

Bupati Sinjai H. Sabirin Yahya dalam sambutannya menyampaikan bahwa penetapan APBD Perubahan ini merupakan hasil kerja optimal antara DPRD dan Pemkab secara bersama melalui pembahasan yang berjalan alot dan dinamis.

Lebih lanjut dikatakan, dengan selesainya penetapan APBD-P tugas selanjutnya para OPD dan jajarannya segera menyiapkan dokumen  pelaksanaan perubahan anggaran.

"Saya berharap agar tidak ada satu pun program dan kegiatan yang telah direncanakan menyimpan dari koridor ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku", Pintanya. (AaNd)

KPA Sinjai Gagas Pembentukan WPA Guna Mencegah Penyebaran AIDS

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Kamis, 05 Oktober 2017 | 3:52 PM

Setelah  mengikuti pelatihan Warga Peduli Aids  (WPA) Kab/Kota se Sulawesi Selatan dalam rangka peningkatan partisipasi  dan kapasitas  warga  dalam penanggulangan HIV AIDS  di hotel Arthama Makassar yang berakhir, Kamis (5/10).

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten  Sinjai menindaklanjuti dengan melakukan pemaparan rencana kerja tindak lanjut kedepan.

Staf KPA Kabupaten  Sinjai A. Iman saat pemaparan di hadapan panitia mengungkapkan bahwa pelatihan ini adalah langkah awal hadirnya WPA di Kabupaten Sinjai.

"Dengan adanya  pelatihan ini, merupakan  langkah awal untuk melakukan  mitigasi dan penanganan  terhadap  penderita Odha  di Kabupaten Sinjai, sehingga dengan adanya WPA ini tidak lagi ada generasi  penerus kita yang menjadi korban," ungkapnya . 

Sementara  itu Sekretaris KPA Provinsi Sulawesi Selatan  Drs H. M. Saleh Radjab  berharap  WPA menjadi ujung tombak pencegahan virus HIV Aids  di Kota /Kabupaten. 

"Saya berharap kedepan WPA menjadi katup pengaman terdekat, karena sudah waktunya masyarakat terlibat secara langsung," jelasnya.

Saleh menambahkan,  berdasarkan pengalaman  hingga saat ini hanya stekholder terkait yang mengambil peran, Sehingga diharapkan kedepan masyarakat  bisa menjadi ujung tombak dalam pencegahan  dan Pertambahan odha di setiap wilayah. (AaNd)

Kodim 1424 Sinjai Gelar Upacara HUT TNI ke 72 Tahun

Kasdim 1424/Sinjai Mayor inf Nasruddin SE bertindak selaku inspektur Uoacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 72 Tahun berlangsung di Halaman Markas Kodim 1424 Sinjai, Kamus (5/10).

Dalam amanatnya yang membacakan sambutan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio menyampaikan bahwa Penyelenggaraan HUT TNI pada hakekatnya merupakan salah satu bentuk  laporan pertanggungjawaban TNI yang telah dan sedang dilaksanakan, khususnya pada tahun 2017.

Selain itu masih dalam sambutannya, bahwa dalam kurung waktu dua tahun terakhir ini publik tetap menilai bahwa  TNI merupakan institusi paling  yang dipercaya.

"Survei terakhir dilakukan oleh lembaga  survei Center for Srategic and internasional Studies (CSIS) bahwa masyarakat menilai TNI sebagai institusi paling solid dan terpercaya," ungkapnya.

 Usai upacara, Kegiatan yang bertema “Bersama Rakyat TNI kuat” ini dilanjutkan dengan atraksi yongmodo oleh prajurit Kodim 1424 Sinjai. (AaNd)

Sinjai Ikuti 5 Tatanan di 4 Kecamatan Pada Lomba Kabupaten Sehat

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Rabu, 04 Oktober 2017 | 2:37 PM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mengikuti penilaian kabupaten/kota sehat atau swasti saba wiwerda yang digelar Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, tahun 2017, Rabu (4/10).

Tim verifikasi Nasional yang dipimpin oleh Jelsi Natalia Marampa disambut oleh Pelaksana Tugas Sekertaris Daerah Sinjai Drs. Akbar Mukmin dan tim Forum Kabupaten Sehat di Halaman Sekertariat Forum Kabupaten Sehat di Jalan Persatuan Raya Sinjai.

Pelaksana Tugas Sekertaris Daerah Sinjai, Akbar Mukmin dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebelumnya Kabupaten Sinjai telah meraih Kabupaten Sehat kategori swasti saba padapa.

Untuk tahun ini kata Sekda setelah melalui verifikasi dokumen pada tahun lalu Kabupaten Sinjai mengikuti lomba Kabupaten Sehat Swasti Saba Wiwerda.

Dari 9 tatanan, untuk  Kabupaten Sinjai mengikuti 5 tatanan yakni, Kawasan sarana pemukiman sehat, tatanan tertib lalu lintas, tatanan hutan sehat, ketahan pangan dan gizi, serta kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.

Sementara itu Ketua Tim Verifikasi Nasional, Jelsi Natalia Marampa menyampaikan bahwa lomba ini bertujuan untuk menwujudkan kondisi kabupaten yang bersih, nyaman dan sehat melalui kegiatan berbasis masyarakat.

"Kegiatan ini dimulai pada tahun 1998 namun baru ada payung hukumnya pada tahun 2005," jelasnya.

Tahun ini penilaian kabupaten/kota sehat diikuti 173 kabupaten/kota dari 26 propinsi termasuk Kabupaten Sinjai.

Penilaian yang berlangsung selama dua hari ini Tim penilai akan melakukan lokus dibeberapa titik yang.ada di Kecamatan Sinjai Utara, Tellulimpoe, Sinjai Borong dab Sinjai Tengah. (AaNd)

KPUD Sinjai Launching Maskot dan Jingle Pilkada

Written By SUARA BERSATU FM 95.5 MHz on Selasa, 03 Oktober 2017 | 3:16 PM

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sinjai siap menyelenggarakan pemilihan kepala daerah dan pemilihan Gubernur Sulsel di tahun 2018. 

Kesiapan ini terlihat dari maskot dan jingle Pilkada yang dilaunching oleh KPUD Sinjai, Selasa (3/10) di Gedung Pertemuan Sinjai.

Ketua KPUD Sinjai, M Arsal Arifin menyampaikan bahwa Pilbup Sinjai 2018 akan bersamaan dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan pada  tanggal 27 Juni 2018.

"Semoga launching pilkada ini dapat menginspirasi dan menggerakkan kepercayaan dan partisipasi publik dalam Pemilihan di Kabupaten Sinjai," ujarnya.

Arsal menambahkan, pihaknya menggunakan maskot ikan karena memiliki makna filosofis.. Selain itu kata dia,  Kabupaten Sinjai dikenal sebagai salah satu daerah penghasil ikan di Sulsel.

Dikatakannya, ide cermelang berupa maskot yang dinamakan Si karip (Sinjai  Pilkada Integritas Pedomannya) merupakan sumbangsih peserta sayembara sehingga KPU punya ikon yang merepresentasikan karakteristik Sinjai .

Launching maskot dan jingle Pilkada  ini dihadiri Anggota KPU Sulsel, Haerul Manan, Ketua DPRD Sinjai, Anggota Forkopimda Sinjai, Asisten Administrasi Umum setdakab Sinjai, Ketua dan Anggota Panwaslu Sinjai, Pimpinan OPD Lingkup Pemkab serta sejumlah undangan lainnya. (AaNd)

Situs Resmi Pemerintah Kabupaten Sinjai

Sinjai Media Center Karampuang Kabupaten Sinjai

Sinjai Info

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai

Bupati dan Wakil Bupati Sinjai
H. Sabirin Yahya, S.Sos - H. Andi Fajar Yanwar, SE
 
Support : Copyright © 2011. SUARA BERSATU FM 95,5 MHz - All Rights Reserved
Created by Tim Web Radio Suara Bersatu FM 95.5 MHz
Jalan Persatuan Raya Kab. Sinjai